Showing posts with label All Tips. Show all posts
Showing posts with label All Tips. Show all posts

Thursday, September 11, 2014

Cara mendidik anak 1.5 tahun ^_^



From the album: Timeline Photos
By Nurul Ain
Anak berusia 1.5 tahun ke 2.5 tahun akan mula memberontak, buang barang, merajuk dan protest. Jika anak anda berkelakuan demikian, bukan bermaksud dia sudah menjadi degil atau kurang ajar. Anak sekecil ini, tidak akan kurang ajar. Dia sedang belajar untuk ekspres diri dia disebabkan dia berasa letih atau kecewa akan sesuatu.

Oleh itu jalan untuk membantu dia menjadi tenang:
1- Pegang dia seperti dalam gambar ini.
2- Bisik kan anda sayang dia dan understand perasaan dia.
3- Baca ayat Quran dan A'uzubillah hi manasyaitan nir rajim, supaya syaitan tidak mengambil kesempatan kepadanya dan anda.
4- Tenangkan dia dengan kata-kata kasih dan anda pun perlu tenang
5- JANGAN SEKALI-KALI MARAH DAN MENJERIT ATAU MEMUKULNYA KONONNYA UNTUK MENDISIPLINKAN DIA. Ini hanya akan menjadikan dia anak yang pengecut atau yang suka memberontak.

*Kenali Apa Itu Tantrum?

Tantrum bermaksud kemarahan secara tiba-tiba. Manakala "Temper Tantrum" ialah suatu luapan emosi yang meledak-ledak sehingga tiada kawalan diri. Temper Tantrum seringkali muncul pada anak usia 15 bulan – 6 tahun. Tantrum biasanya terjadi pada anak yang hyper-aktif. Tantrum juga lebih mudah terjadi pada anak-anak yang dianggap "sulit", dengan ciri-ciri sebagai berikut:

1) Kanak-kanak tidak cukup tidur.
2) Makan dan proses pembuangan najis tidak teratur.
3) Kekok dengan situasi baru atau orang yang dia tidak kenali.
4) Lambat beradaptasi terhadap perubahan.
5) Emosi tidak tenteram (sering negatif).
6) Mudah marah dan mudah menangis.
7) Sulit dialihkan perhatiannya.

Tantrum termanifestasi dalam berbagai perilaku. Berikut adalah beberapa contoh perilaku Tantrum, mengikut peringkat usia:

Dibawah Usia 3 tahun
·Menangis
·Menggigit
·Memukul
·Menendang
·Menjerit
·Memekik-mekik
·Menghempaskan badan ke lantai
·Memukul-mukulkan tangannya
·Menahan nafas
·Menghentakkan kepala
·Melemparkan barang
·Menyangkung
·Memeluk tubuhnya

Usia 3-4 tahun
·Perilaku tersebut diatas
·Menghentakkan kaki
·Berteriak
·Meninju
·Membantingkan pintu
·Mengkritik
·Merengek

Usia 5 tahun keatas
·Perilaku-perilaku tersebut diatas
·Memaki hamun orang lain @ ibubapanya
·Menyumpah
·Memukul kakak @ adik @ kawan-kawannya
·Mengkritik diri sendiri
·Memecahkan barang dengan sengaja
·Mengancam
·Merungut
·Trauma @ fobia keatas sesuatu yang menekan emosi anak.

*FAKTOR PENYEBAB TANTRUM

Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya Tantrum. Diantaranya adalah seperti berikut:

1) Kehendak @ Keinginan Anak Di Halang
Setelah tidak berhasil meminta sesuatu yang tetap pada keinginannya, maka sianak mudah saja melepaskan emosi tantrumnya yang bertujuan mendesak ibubapanya agar memenuhi impiannya.

2) Ketidakmampuan anak mengungkapkan dengan perkataan
Kanak-kanak bawah usia 4 tahun memiliki keterbatasan bahasa. Amat sukar sekali untuk mereka menterjemahkan keinginan mereka dalam bentuk bahasa yang mudah untuk kita fahami. Oleh itu, kondisi mereka yang masih tidak betah telah menekan emosi mereka menjadi kecewa dan secara tidak langsung mewujudkan frustasi pada diri mereka dan disampaikan dengan sikap tantrum.

3) Pergerakan yang Terhad
Kanak-kanak yang hyper-aktif sudah biasa dengan pergerakan yang bebas tanpa kongkongan atau batasan. Sekiranya, ibubapa cuba mengawal pergerakan atau hadkan kelakuannya menjadi sopan dan bertertib, maka ini mewujudkan stress pada diri sianak. Untuk anak melepaskan stress, maka wujudnya tantrum. Sebagai contoh; anak hendak minum menggunakan gelas, ibu atau pengasuh tidak benarkan dan menggantikan dengan cawan plastik; sianak masih bertegas dengan keinginannya, maka telah wujud sifat amarah dalam dirinya dan untuk dia melepaskannya dia akan bersikap tantrum agar kehendaknya
diperbolehkan.

4) Asuhan Ibubapa
a. Terlalu dimanjakan apabila semua keinginan dipenuhi dan tetiba ada keinginannya yang lain tidak diikutkan.
b. Asuhan yang tidak konsisten – tidak menerangkan yang mana baik dan yang mana buruk (tiada penjelasan diberikan). Apabila anak melakukan kesilapan dan secara tiba-tiba kita menegur dan menghukum, maka inilah komplikasi yang timbul dengan wujudnya tantrum.
c. Ibubapa bertelagah pendapat yang mana baik @ buruk untuk sianak.

5) Anak merasa penat, lapar atau dalam keadaan sakit.

6) Anak sedang stress
Samada anak penat dengan bebanan tugasan sekolah, dan lain-lain atau kerana merasa tidak aman (insecure).

7) Trauma @ Fobia
Anak diseksa atau pernah menyaksikan sesuatu yang ngeri atau diperkosa sejak kecil. Trauma yang melanda dirinya menjadikan emosinya tak tenteram. Kanak-kanak mengharapkan perlindungan yang aman. Apabila itu terjadi, dia beranggapan bahawa ibubapa tidak memberikan kasih sayang atau keamanan yang diharapkan. Maka dia akan tantrum untuk melepaskan tekanan yang melanda emosinya. Tantrum ini memakan masa untuk pulih dan akan terbawa sehingga dia dewasa.

Moga bermanfaat untuk kita menangani tantrum yang mungkin terjadi pada anak-anak kita. Banyak yang aku pelajari daripada artikel ini. Sharing is caring.

Saturday, July 5, 2014

Kesan tidak menjaga makanan yang diambil

 
Kesan mengambil makanan yang tidak halal & toyyibah,
ia akan merosakkan 5 perkara dalam hidup kita:
(1) Hati
(2) Amal
(3) Doa
(4) Keturunan
(5) Penghayatan hidup
 

Suatu hari,

Saad bin Abi Waqas menemui Nabi Muhammad S.A.W., sambil bertanya:
"Wahai Rasulullah, pintalah kepada Allah, agar doaku sentiasa mustajab dan ditunaikan."
Rasulullah kemudian menjawab: “Perbaikilah makananmu maka do’a kamu akan mustajab.”

(Diriwayatkan oleh Thabrani)

- Ustazah Norhafizah Musa (Official) Bukan Sekadar Resipi

Wednesday, May 14, 2014

Babies & Television


Introduction

Share this article!
Share to Facebook    Share to Twitter    Stumble It    Email This    More...
 
Should babies be allowed to watch television?

There are two schools of thought on this. The American Academy of Pediatrics recommends that children under 2 not be allowed to watch TV. Other child experts believe that limited amounts of high-quality educational TV can be beneficial, especially when accompanied with adult interaction.

Assuming you decide to let your child watch some TV before age 2, there are three main points to bear in mind to ensure that television watching remains a safe and beneficial activity for your baby. They are: content, quantity, and supervision.


Questions to Ask

Not all television programs for babies are created equal. While moderate viewing of high-quality educational programs can be beneficial, there is nothing beneficial about letting your baby watch an entertainment-based program. Cartoons, for example, may be designed for children, but they are really not suitable for babies.

To judge the quality of a program, ask yourself the following questions:


Is there a high degree of language content?

Babies probably don't learn much from watching ink swirls set to music, or from hearing characters speak a cutesy made-up language.


Is the action slow-paced and easy to understand?

Some experts believe that seeing rapidly shifting images could be bad for the brain during this sensitive period, making children more likely to develop attention problems in the future. (See next page.)


Is my child smiling and engaged?

Looking away frequently or seeming unduly transfixed are both signs that content may be unsuitable for your child.

Many parents find that high-quality educational TV programs complement interactions with their children and facilitate learning. Baby Signing Time and Your Baby Can Read are good examples. The Your Baby Can Read DVDs show parents how to read, repeat and talk about the words their child is learning. For parents teaching sign language to their baby, Baby Signing Time's Rachel de Azevedo Coleman clearly demonstrates how to model signs - a big help and a confidence boost to parents learning sign language along with their child. The songs that accompany the show are fun, catchy and masterfully written, with babies' (and parents') enjoyment of the DVDs increasing as they get to know the music.

Discounts on Baby Signing Time and Signing Time DVDs, as well as other high-quality educational DVDs, are available from the Loyalty Points Redemption Center section of BrillKids.

Scrutinize the content of the show...